Earth Hour, Pontianak Kampanyekan #PontianakBebasSampah2020

Kompas.com - 24/03/2017, 22:51 WIB
Kalimantan Regional Leader WWF-Indonesia M. Hermayani Putera saat memberikan keterangan dalam konferensi pers pelaksanaan Earth Hour di Pontianak (24/3/2017) Dok. Earth Hour PontianakKalimantan Regional Leader WWF-Indonesia M. Hermayani Putera saat memberikan keterangan dalam konferensi pers pelaksanaan Earth Hour di Pontianak (24/3/2017)

Misalnya minyak goreng yang bersumber dari sumber-sumber yang sudah tersertifikasi RSPO atau produk-produk lainnya yang berlogo FSC.

“Paling penting untuk menjadi pemahaman bersama bahwa earth hour merupakan gerakan mengajak orang banyak untuk berperilaku hemat energi. Ada simbol pemadaman lampu selama satu jam setiap tahunnya, bukan pemadaman aliran listrik. Hanya memadamkan lampu serta peralatan elektronik lainnya yang tidak digunakan," tuturnya.

Dari simbolisasi penghematan energi melalui selebrasi earth hour ini diharapkan akan terus menjadi gaya hidup masyarakat di Pontianak. "Bumi yang lebih baik untuk kehidupan yang lebih baik pula,” ucapnya.

Dukungan publik secara luas di tingkat lokal untuk menerapkan gaya hidup hijau ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengurangan emisi karbon dalam menekan laju perubahan iklim secara global.

Matikan Lampu

Kalimantan Regional Leader WWF-Indonesia M. Hermayani Putera menyambut baik gerakan Earth Hour Pontianak tahun ini. Partisipasi masyarakat dalam transformasi etika konsumsi dan gaya hidup yang lebih ramah dan hemat menjadi salah satu target konservasi WWF-Indonesia.

“Bagaimana gerakan ini dapat mejadi bagian dalam aktivitas harian kita secara terus menerus, saya kira itulah peran yang bisa kita mainkan sehingga gerakan ini menjadi besar dan berdampak luas secara positif,” kata Hermayani.

Dukungan serta partisipasi dari berbagai pihak setiap tahunnya semakin meningkat untuk menyukseskan pelaksanaan earth hour di Pontianak, termasuk menyampaikan isu penghematan energi kepada masyarakat.

Selain dukungan teknis dari Pemkot Pontianak, sebagai dukungan non-teknis surat imbauan pun dikeluarkan dalam rangka mengajak masyarakat Kota Pontianak untuk ikut serta mematikan lampu yang tidak digunakan pada Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 20.30 – 21.30 WIB.

Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pemerintah kota mendukung gerakan yang diselenggarakan ini. Gaya hidup hemat energi diharapkan bisa terus dilakukan oleh masyarakat Pontianak.

"Termasuk membawa kantong belanja kemana pun untuk mengurangi penggunaan kantong plastik harus terus digalakan,” tutupnya. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Pakai Dana Desa untuk Liburan ke Malaysia, Pj Kades di Aceh Utara Dibui

Diduga Pakai Dana Desa untuk Liburan ke Malaysia, Pj Kades di Aceh Utara Dibui

Regional
Korban Banjir Tasikmalaya Waspada Luapan Air Sungai Citanduy Semakin Meningkat

Korban Banjir Tasikmalaya Waspada Luapan Air Sungai Citanduy Semakin Meningkat

Regional
Pengendara Motor Matic Ini Diduga Pelaku Pemerkosa Sisiw SD di Maluku

Pengendara Motor Matic Ini Diduga Pelaku Pemerkosa Sisiw SD di Maluku

Regional
RSHS Bandung Tangani Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona Covid-19

RSHS Bandung Tangani Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona Covid-19

Regional
Bocah 15 Tahun Curi Kotak Amal, Belum Makan 3 Hari, Tinggal di Tribun Lapangan Bola

Bocah 15 Tahun Curi Kotak Amal, Belum Makan 3 Hari, Tinggal di Tribun Lapangan Bola

Regional
Taman Satwa Ilegal Terbongkar, Dikelola Oknum Mahasiswa, Tiket Masuk Rp 10 Ribu

Taman Satwa Ilegal Terbongkar, Dikelola Oknum Mahasiswa, Tiket Masuk Rp 10 Ribu

Regional
Tak Penuhi Syarat, Berkas Bakal Calon Independen Rian Ernest Dikembalikan

Tak Penuhi Syarat, Berkas Bakal Calon Independen Rian Ernest Dikembalikan

Regional
Pembina Pramuka Tersangka Susur Sungai SMPN 1 Turi Belum Ditahan

Pembina Pramuka Tersangka Susur Sungai SMPN 1 Turi Belum Ditahan

Regional
Banting Motor saat Ditilang karena Tak Pakai Helm, Seorang Pria Minta Maaf

Banting Motor saat Ditilang karena Tak Pakai Helm, Seorang Pria Minta Maaf

Regional
Lahan Perkebunan Warga Dieksekusi Setelah Dapat SK, Jokowi Ancam Turunkan Tim dari Jakarta

Lahan Perkebunan Warga Dieksekusi Setelah Dapat SK, Jokowi Ancam Turunkan Tim dari Jakarta

Regional
Tabrakan Antar Dump Truck, Timpa Odong-odong, 1 Anak 7 Tahun Tewas

Tabrakan Antar Dump Truck, Timpa Odong-odong, 1 Anak 7 Tahun Tewas

Regional
Pengakuan Tersangka Susur Sungai SMP 1 Turi, Punya Ide tapi Tinggalkan Peserta

Pengakuan Tersangka Susur Sungai SMP 1 Turi, Punya Ide tapi Tinggalkan Peserta

Regional
Jalan Penghubung 2 Kecamatan di Kendal Longsor, Warga Memutar Sejauh 25 Km

Jalan Penghubung 2 Kecamatan di Kendal Longsor, Warga Memutar Sejauh 25 Km

Regional
Kronologi 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Genangan Air Underpass Kulur

Kronologi 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Genangan Air Underpass Kulur

Regional
Danny Pomanto Pastikan Maju di Pilkada Makassar Lewat Jalur Partai

Danny Pomanto Pastikan Maju di Pilkada Makassar Lewat Jalur Partai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X