PDI-P Kalbar Tetap Dukung Megawati sebagai Ketua Umum Partai

Kompas.com - 12/07/2019, 08:52 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Cornelis saat menerima penghargaan sebagai pembina perbankan terbaik pada Anugerah Perbankan Indonesia VI Tahun 2017 di Hall Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura (23/8/2017). Dok. Humas Pemprov KalbarGubernur Kalimantan Barat Cornelis saat menerima penghargaan sebagai pembina perbankan terbaik pada Anugerah Perbankan Indonesia VI Tahun 2017 di Hall Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura (23/8/2017).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kalimantan Barat, Cornelis, mendukung kembali Megawati Soekarnoputri untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai ketua umum partai berlambang kepala banteng tersebut.

Menurut dia, sosok Megawati sebagai pemimpin partai belum tergantikan sampai saat ini.

"Kami semua (seluruh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar) tetap mencalonkan Ibu Megawati sebagai ketua umum," kata Cornelis kepada Kompas.com, Jumat (12/7/2019).

Selain itu, dia menilai, Megawati adalah figur pemersatu. Tidak hanya memiliki peran sentral di partai, putri presiden pertama Indonesia itu merupakan tokoh bangsa dan negarawan yang hingga kini merawat serta menjaga Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.

"Menurut saya, Megawati adalah ibu bangsa Indonesia," ujar mantan Gubernur Kalbar dua periode ini.

Baca juga: Kecewa Keputusan Megawati, Kader PDI-P Surabaya Gelar Mimbar Bebas

Selama kepemimpinannya, Megawati juga dianggap berhasil menjadikan PDI Perjuangan sebagai partai yang besar. Besar bukan sekadar jumlah massanya, melainkan partai berintegritas, baik itu sebagai oposisi maupun pendukung pemerintah.

"Buktinya, dalam dua kali pemilu terakhir, PDI-P masih dipercaya rakyat untuk menjadi partai pemenang," katanya.

Cornelis meyakini, Megawati dalam kongres nanti akan dipilih lagi secara aklamasi, karena hal itu juga yang dirasakan sebagian besar kader partai.

"Ibu Mega sudah disepakati menjadi ketua umum. Kongres hanya mempertegas," ucapnya.

Diberitakan, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan memastikan, Kongres V partainya akan dipercepat. Setidaknya kongres akan digelar pada Agustus 2019 di Bali. Kongres V sedianya digelar 2020.

"Percepatan Kongres V, selain untuk menyesuaikan dengan agenda pemerintahan negara, juga untuk menyusun seluruh agenda strategis partai pasca-Pemilu 2019 dan sebagai langkah preemptive bagi tugas-tugas ideologis partai ke depan," ujar Hasto melalui keterangan pers, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Djarot: Ketum PDI-P Tetap Megawati, Tinggal Mengukuhkan

Hasto sekaligus menyampaikan bahwa kebijakan mempercepat kongres partai ini merupakan pemikiran dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Megawati berharap, apabila partai sudah menggelar kongres, seluruh struktur partai sudah terkonsolidasi pada saat momentum pelantikan anggota DPR RI, MPR RI, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X