Cerita Penderita Asma yang Berjuang di Tengah Kepungan Kabut Asap

Kompas.com - 19/09/2019, 11:50 WIB
Mirna, seorang warga yang menderita asma semakin parah saat terjadi kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.com/HENDRA CIPTAMirna, seorang warga yang menderita asma semakin parah saat terjadi kabut asap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (19/9/2019).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Warga yang merasakan dampak langsung dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah penderita asma.

Sebagaimana diketahui, ketika saluran udara tubuh meradang, sempit dan membengkak, serta menghasilkan lendir berlebih, penderita asma akan semakin sulit bernapas.

Asma ringan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan, dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan serangan yang mengancam jiwa.

UPDATE: Kompas.com menggalang dana untuk para korban kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sumbangkan sedikit rezeki Anda untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama untuk pembelian masker dan kebutuhan lainnya yang perlu. Klik di sini untuk donasi.

Kondisi seperti itu dialami Mirna Yuliandari, seorang ibu berusia 27 tahun.

Kepada Kompas.com, warga Kota Baru, Kecamatan Pontianak Kota, Pontianak, Kalimantan Barat, ini mengaku harus menyediakan paling tidak satu tabung oksigen ukuran 3,5 liter setiap hari.

Baca juga: Lokasi Pencarian Pesawat Hilang di Papua Diperluas, Tim Cari Tahu Informasi soal Kru

Hal ini terjadi lantaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang menyelimuti Pontianak.

Padahal, saat tidak ada kabut asap, satu tabung oksigen bisa awet sampai satu pekan.

Bahkan, seringkali asma yang dialami tidak menggunakan oksigen, cukup pakai nebulizer, alat yang digunakan untuk memasukkan obat dalam bentuk uap, untuk dihirup ke dalam paru-paru.

"Cuaca asap kayak gini, asma makin sering kambuh. Tabung oksigen ukuran 3,5 liter habis sekali pakai," kata Mirna saat ditemui, Kamis (19/9/2019).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Pria Ini Diduga Tewas Akibat Tersetrum Earphone

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X