Seorang Kakek di Kalbar Meninggal Terkena Infeksi Paru-paru, Pemda Bantah karena Asap

Kompas.com - 21/09/2019, 16:31 WIB
Jenazah Mohammad Mohdad saat tiba di rumah duka di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (20/9/2019) malam. istimewaJenazah Mohammad Mohdad saat tiba di rumah duka di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Jumat (20/9/2019) malam.

MEMPAWAH, KOMPAS.com - Seorang warga di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Mohammad Mohdad (74) meninggal dunia, Jumat (20/9/2019).

Kelurga menduga penyebab kematiannya karena terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tempat tinggalnya.

Jumrianto (38), anak korban menuturkan, sebelum meninggal ayahnya mengeluhkan sesak napas. Keluarga kemudian membawa Mohdad ke Puskesmas Sungai Pinyuh.

Setelah beberapa jam dirawat, pihak puskesmas membuat surat rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rubini Mempawah.

"Bapak dirujuk Rubini sekitar pukul 13.00 WIB. Di sana, Bapak dirontgen. Menurut dokter, bapak mengalami infeksi paru-paru," kata Jumrianto, saat ditemui di rumahnya, Sabtu (22/9/2019).

Baca juga: Cerita Ibu Hamil 8 Bulan Terpapar Kabut Asap di Riau, Khawatirkan Bayi di Kandungan

Namun, tak lama setelah itu, Mohammad Mohdad meninggal dunia. Oleh pihak keluarga, jenazah Mohdad dibawa pulang dan disemayamkan Sabtu pagi.

Bantahan Dinas Kesehatan Mempawah

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Memapwah, Jamiril membantah Mohammad Mohdad meninggal dunia karena dampak dari kabut asap.

Menurut dia, berdasarkan hasil rontgen rumah sakit, almarhum meninggal setelah mengalami sakit TBC.

Sakit itu diderita almarhum sudah cukup lama, bukan mendadak.

Baca juga: Kabut Asap Mulai Berkurang, Jarak Pandang 6 Kilometer di Aceh

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Menyoal Status Zona Hijau Kota Tegal, Pengamat: Sibuk Pencitraan, Masyarakat Jadi Korban

Regional
Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Menghalangi Penangkapan Buronan Narkoba, 11 Orang Jadi Tersangka

Regional
Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Diam-diam, SMP di Brebes Tetap Berlangsungkan Belajar Tatap Muka

Regional
Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Guru Mengaji di Makassar Diduga Cabuli Muridnya Usia 9 Tahun Saat Mengajar

Regional
Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Buaya Pemangsa Seorang Ibu Rumah Tangga Ditangkap Warga

Regional
Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Pemalsuan Data Pemilih untuk Pilkada Bisa Dipidana

Regional
Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Data Pasien Corona Bocor, Plt Kepala Dinkes Kepri Diperiksa Polisi

Regional
Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Siasat SD di Kulon Progo Entaskan Masalah Belajar Jarak Jauh, Pakai HT

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Kasus Covid-19 di Kota Tegal Melonjak, Pengamat: Pemkot Terlalu Euforia Zona Hijau

Regional
Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Kereta Api Lokal Merak Beroperasi Mulai 11 Agustus 2020, Ini Jadwalnya

Regional
Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Tambah 71 Kasus Positif Covid-19 di Maluku, Penambahan Tertinggi dalam Sehari

Regional
1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

1 Korban Terseret Ombak Pantai Goa Cemara Bantul Ditemukan Tersangkut Jaring Nelayan

Regional
Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Mudik Semobil dengan Teman Sekantor yang Ternyata Positif Covid-19, Perantau Ini Terinfeksi

Regional
'Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas'

"Masyarakat Pakai Masker karena Mereka Takut Saat Melihat Petugas"

Regional
40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

40 Pegawai Gedung Sate Positif Covid-19, Setengahnya Warga Kota Bandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X