Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kompas.com - 18/10/2019, 06:00 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

KOMPAS.com - FS (59), menusuk Sugimin (54), seorang kepala sekolah di sekolah dasar yang berada di Desa Mensiap, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Kamis (17/10/2019).

Diketahui penusukan itu karena dendam FS terhadap Sugimin yang ikut campur masalah nikah siri.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Donny Charles Go menjelaskan, awalnya FS menikahi keponakan Sugimin, PR, secara siri pada 2017. 

Namun, FS ternyata telah memiliki istri sah di tempat asalnya Pulau Jawa.

FS kemudian menceraikan keponakan Sugimin.

Pada Agustus 2019, FS mendapat surat dari kelurga korban dan perangkat desa yang meminta FS mampu menghadirkan surat sah perceraian dari istri lamanya.

Baca juga: Dendam Diusir dari Desa karena Nikah Siri, Pria Ini Tusuk Kepala SD hingga Tewas

FS menilai permintaan surat cerai itu adalah bentuk campur tangan korban yang merupakan paman PR.

"FS saat itu diancam, jika tidak mampu melengkapi surat keterangan telah bercerai, dia wajib keluar dari desa tersebut," ucap Donny, saat dihubungi, Kamis (17/10/2019).

Sejak saat itu, FS menaruh dendam terhadap korban.

Lalu pada Kamis pagi, dia pergi ke Kota Sintang untuk bertemu korban, dengan membawa sebilah pisau yang dibungkus kertas koran dan diselipkan di pinggang.

Saat bertemu di depan sebuah gereja, FS dan korban cekcok terkait perceraian.

FS kemudian mengambil pisaunya dan menikam korban lebih dari satu kali.

Korban yang tergeletak berusaha meminta pertolongan. Sementara FS langsung melarikan diri.

Korban kemudian meninggal, sedangkan FS langsung ditangkap.

Baca juga: Fakta Baru Jenazah Wanita Hamil di Dalam Karung, Istri Siri Anggota TNI hingga Terungkap Lewat Facebook

Saat ini FS masih dalam proses pemeriksaan kepolisian.

Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang menghilangkan nyawa orang lain atau pembunuhan. (Penulis Kontributor Pontianak, Hendra Cipta | Editor Farid Assifa)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Selidiki Jejak Komunikasi Muncikari

Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Selidiki Jejak Komunikasi Muncikari

Regional
Positif Covid-19, Ketua DPRD Rembang Gus Kamil Punya Riwayat Terima Banyak Tamu

Positif Covid-19, Ketua DPRD Rembang Gus Kamil Punya Riwayat Terima Banyak Tamu

Regional
Dianggap Berlebihan Tetapkan Solo Zona Hitam, Ini Tanggapan Rudy

Dianggap Berlebihan Tetapkan Solo Zona Hitam, Ini Tanggapan Rudy

Regional
Warga 4 Desa di Kaki Gunung Layung Kutai Barat Tolak Tambang Batu Bara

Warga 4 Desa di Kaki Gunung Layung Kutai Barat Tolak Tambang Batu Bara

Regional
Hari Pertama Masuk Sekolah di Karimun, Ini Larangan untuk Murid dan Guru

Hari Pertama Masuk Sekolah di Karimun, Ini Larangan untuk Murid dan Guru

Regional
Ketahuan Bawa Surat Izin Masuk Palsu, Pria Ini Menangis Kena Sanksi dari Petugas Covid-19

Ketahuan Bawa Surat Izin Masuk Palsu, Pria Ini Menangis Kena Sanksi dari Petugas Covid-19

Regional
Gus Kamil, Ketua DPRD Rembang yang Meninggal, Dinyatakan Positif Covid-19

Gus Kamil, Ketua DPRD Rembang yang Meninggal, Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Pegawai Meninggal karena Covid-19, Kantor Stasiun TVRI Jawa Timur Ditutup

Pegawai Meninggal karena Covid-19, Kantor Stasiun TVRI Jawa Timur Ditutup

Regional
Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Jadi Tersangka

Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Jadi Tersangka

Regional
Baru Mau Diisolasi karena Indikasi Covid-19, Pasien Dijemput Paksa oleh Keluarga

Baru Mau Diisolasi karena Indikasi Covid-19, Pasien Dijemput Paksa oleh Keluarga

Regional
Agar Jera, Izin Praktik Bidan yang Biarkan Seorang Ibu Melahirkan di Depan Rumah Dicabut

Agar Jera, Izin Praktik Bidan yang Biarkan Seorang Ibu Melahirkan di Depan Rumah Dicabut

Regional
Sulitnya Bersekolah Lagi di Tengah Pandemi Corona...

Sulitnya Bersekolah Lagi di Tengah Pandemi Corona...

Regional
Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi

Mudahkan Masyarakat Berzakat di Tengah Pandemi, Kang Emil Minta Baznas Jabar Berinovasi

Regional
60 Pegawai RRI Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Aktivitas Siaran Dihentikan Sementara

60 Pegawai RRI Surabaya Positif Covid-19, Seluruh Aktivitas Siaran Dihentikan Sementara

Regional
Anggota Dewan Meninggal, Kantor DPRD Jateng Ditutup 4 Hari

Anggota Dewan Meninggal, Kantor DPRD Jateng Ditutup 4 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X