Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Kompas.com - 21/01/2020, 10:46 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

 

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial FR (19) ditemukan meninggal dunia di salah satu mes karyawan PT GAN II, Desa Muara Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dalam kondisi luka di sekujur tubuh.

Dugaan sementara, meninggalnya FR akibat dianiaya sejumlah temannya usai pesta minuman keras pada Minggu (19/1/2020).

"Kepolisian telah meminta keterangan delapan orang saksi. Empat orang di antaranya sudah diamankan di Mapolres Kubu Raya," kata Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Hanya karena Pakaian Kotornya Dibuang, PNS di Makassar Aniaya Kakak Kandung

Sampai saat ini, seluruh saksi masih dalam pemeriksaan. Kepolisian juga tengah menunggu hasil autopsi.

"Belum ada tersangka. Karena masih melakukan pendalaman," tutur Yani.

Dokter Forensik Rumah Bhayangkara Anton Sujarwo Polda Kalbar, dr Monang Siahaan mengungkapkan, hasil otopsi ditemukan sejumlah luka, yakni di bagian dada, leher dan perut korban.

Sehingga, ini murni tanda-tanda dari adanya kekerasan. Namun demikian, Monang tidak menyebut secara detail.

"Nanti yang menjelaskannya hasil visum itu adalah Kapolres Kubu Raya," tutup Monang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menara Pengusung Mayat Setinggi 11 Meter Roboh Timpa Rumah Warga

Menara Pengusung Mayat Setinggi 11 Meter Roboh Timpa Rumah Warga

Regional
Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Lengkap, Penusuk Syekh Ali Jaber Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010

BPPTKG Sebut Erupsi Merapi Selanjutnya Makin Dekat, Tak Sebesar Letusan 2010

Regional
Pasca-viral Video Para Santri Bersorak Dijemput Petugas Ber-APD, Pengelola: Kalau Imunitas Bagus Pasti Sehat Lagi

Pasca-viral Video Para Santri Bersorak Dijemput Petugas Ber-APD, Pengelola: Kalau Imunitas Bagus Pasti Sehat Lagi

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Sungai, Polisi: Diperkirakan Meninggal 15 Hari Lalu

Mayat Perempuan Ditemukan di Pinggir Sungai, Polisi: Diperkirakan Meninggal 15 Hari Lalu

Regional
Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto Dijerat Pasal Berlapis

Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Tambang Batu di Ngawi Longsor, Sukimin Tewas Tertimbun

Tambang Batu di Ngawi Longsor, Sukimin Tewas Tertimbun

Regional
Bunga Bangkai Suweg Muncul di Taman Pekarangan Sekolah di Solo

Bunga Bangkai Suweg Muncul di Taman Pekarangan Sekolah di Solo

Regional
Pengelola Tol Lampung Akan Batasi Kendaraan Besar Saat Libur Panjang

Pengelola Tol Lampung Akan Batasi Kendaraan Besar Saat Libur Panjang

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, Cabup Semarang Dapat Rekomendasi Larangan Kampanye

Langgar Protokol Kesehatan, Cabup Semarang Dapat Rekomendasi Larangan Kampanye

Regional
Ini 21 Titik di Kota Bandung Langganan Banjir Tiap Hujan Turun

Ini 21 Titik di Kota Bandung Langganan Banjir Tiap Hujan Turun

Regional
Gugurkan Bakal Calon Jalur Independen, 8 Penyelenggara Pilkada Bukittinggi Disidang

Gugurkan Bakal Calon Jalur Independen, 8 Penyelenggara Pilkada Bukittinggi Disidang

Regional
Cerita ASN Penyintas Covid-19, Jadi Penghuni Ruang Isolasi akibat Lalai Protokol Kesehatan

Cerita ASN Penyintas Covid-19, Jadi Penghuni Ruang Isolasi akibat Lalai Protokol Kesehatan

Regional
RS Swasta di Pontianak Diminta Tak Rujuk Pasien yang Baru Terindikasi Covid-19

RS Swasta di Pontianak Diminta Tak Rujuk Pasien yang Baru Terindikasi Covid-19

Regional
Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X