Menolak Dirawat dan Meminta Isolasi Mandiri, Perawat Meninggal Setelah Mengeluh Sesak Napas

Kompas.com - 18/10/2020, 15:30 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19 di ruang perawatan intensif (ICU). SHUTTERSTOCK/HalfpointIlustrasi pasien Covid-19 di ruang perawatan intensif (ICU).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Seorang perawat di ICU RS Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat dinyatakan positif Covid-19.

 

Perawat perempuan tersebut melakukan swab pada Minggu (11/10/2020) setelah mengeluh demam, batuk, dan pilek. Keesokan harinya, Senin (12/10/2020) hasil swabnya keluar dan dia dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Perawat RS Untan Pontianak Meninggal karena Covid-19, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Ia kemudian diminta isolasi di Rusunawa Pontinak. Karena tinggal sendirian, perawat tersebut memilih isolasi mandiri di rumah.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson, selama isolasi mandiri di rumah, kesehatan sang perawat dipantau oleh petugas puskesmas setempat dan tenaga medis RS Untan Pontianak.

“Dia juga diberikan obat-obatan dan vitamin,” ucap Harisson.

Baca juga: Perawat di Pontianak Meninggal karena Covid-19, Miliki Komorbid Hipertensi

Selama isolasi mandiri, sang perawat tersebut mengeluhkan sesak napas. Namun sesaknya hanya muncul saat beraktivitas.

Ia berkali-kali diminta untuk melakukan perawatan, namun tetap menolak dan memilih isolasi mandiri. Hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (17/10/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.

Jenazah almarhum lalu dibawa ke RSUD Soedarso Pontianak untuk pemulasaran dan pemakaman sesuai dengan protokol Covid-19.

"Setelah semua prosedur itu, almarhumah akan dikebumikan dengan prosedur protokol Covid-19," ujar Harisson.

Baca juga: Perawat Rumah Sakit Untan Pontianak Meninggal Dunia karena Covid-19

Ia menyebut sang perawat memiliki penyakit penyerta atau komorbid hipertensi dan obesitas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Suster Maria Zakaria Meninggal dalam Kebakaran di Perumahan Biara

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Hari Tanpa Bayangan di Majalengka, Warga Berbondong Mencobanya di Ruang Terbuka

Regional
Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Gadis 17 Tahun Tewas di Hotel dengan Luka Tusuk, Polisi Periksa CCTV

Regional
Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Tingkatkan Fasilitas Publik, Wali Kota Hendi Upayakan Pembangunan Lapangan Olahraga Dimulai pada 2021

Regional
Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussomad, Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussomad, Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X