Walkot Pontianak Berencana Revisi Aturan Pesta Pernikahan, Tak Boleh Lagi Prasmanan

Kompas.com - 19/11/2020, 17:22 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dok Pemkot PontianakWali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono

PONTIANAK, KOMPAS.com- Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar rapat koordinasi membahas evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berencana merevisi Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 58 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

"Poin-poin yang tidak diatur dalam Perwa tersebut akan direvisi dan ditambahkan," kata Edi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Walkot Pontianak Minta Warkop Jadi Pelopor Prokes, Bukan Tempat Penyebaran Covid-19

Adapun yang akan direvisi dan ditambahkan, di antaranya adalah pengaturan penyelenggaraan pesta pernikahan dengan pembatasan maksimal setengah dari kapasitas tempat acara.

Selain itu model penyajian secara prasmanan dan makan di tempat juga akan ditiadakan.

"Sebagai gantinya dengan menyediakan makanan yang dikemas untuk dibawa pulang," ujar Edi.

Edi menuturkan, jajaran Pemkot Pontianak juga diminta untuk memberikan contoh dalam menerapkan protokol kesehatan.

Penanganan pandemi Covid-19 juga harus dilakukan secara serius.

"Kita yang membuat aturan, harusnya kita yang lebih patuh terhadap protokol kesehatan," jelas Edi.

Baca juga: 23 Pekerja dan Pengunjung Reaktif Rapid Test, Warkop Asiang Pontianak Tutup Sementara

Hingga saat ini, lanjut Edi, pihaknya bersama unsur Forkopimda sudah sangat serius dalam penanganan, baik dari aspek kesehatan maupun aspek lainnya yang muncul akibat dari pandemi Covid-19.

"Silakan saja dilihat di Kota Pontianak sejak bulan Maret awal pandemi lalu siang dan malam kami berjibaku membuat kebijakan menangani Covid-19 bahkan sampai sekarang ritmenya masih sama," ungkap Edi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

Regional
Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

Regional
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Regional
Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Regional
Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Regional
Dokter RSUD RA Kartini Meninggal Dunia akibat Covid-19

Dokter RSUD RA Kartini Meninggal Dunia akibat Covid-19

Regional
Bayi yang Ditemukan Warga di Sawah Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Bayi yang Ditemukan Warga di Sawah Ternyata Dibuang Ibu Kandung

Regional
Kronologi Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh, Anak Sulung Ikut Terpapar

Kronologi Bupati Bogor Ade Yasin Positif Covid-19 hingga Dinyatakan Sembuh, Anak Sulung Ikut Terpapar

Regional
Dikira Bangkai Kucing Ternyata Mayat Bayi

Dikira Bangkai Kucing Ternyata Mayat Bayi

Regional
Biasa Bayar Listrik Rp 200.000, Pedagang Kelontong Ini Tiba-tiba Ditagih Rp 44 Juta

Biasa Bayar Listrik Rp 200.000, Pedagang Kelontong Ini Tiba-tiba Ditagih Rp 44 Juta

Regional
Mengaku Tentara Amerika Serikat, Pria Ini Tipu PNS Riau Rp 271 Juta

Mengaku Tentara Amerika Serikat, Pria Ini Tipu PNS Riau Rp 271 Juta

Regional
Sempat Bertemu Bupati Situbondo yang Meninggal karena Corona, Khofifah Dipastikan Sehat

Sempat Bertemu Bupati Situbondo yang Meninggal karena Corona, Khofifah Dipastikan Sehat

Regional
Gara-gara Petugas PLN Salah Catat Meter, Tagihan Listrik Warga Ini Melonjak hingga Puluhan Juta Rupiah

Gara-gara Petugas PLN Salah Catat Meter, Tagihan Listrik Warga Ini Melonjak hingga Puluhan Juta Rupiah

Regional
Cerita 2 Warga Gunungkidul yang Tagihan Listriknya Melonjak hingga Puluhan Juta

Cerita 2 Warga Gunungkidul yang Tagihan Listriknya Melonjak hingga Puluhan Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X